Beras Bantuan Pemerintah Di Kecamatan Rembang Rusak Dan Berwarna Coklat

Pasuruan, Extremmepoint  -  Bantuan beras dari pemerintah untuk masyarakat dari kalangan pedesaan atau yang lebih kita kenal dengan RASKIN di tiap- tiap Kecamatan khususnya di Kabupaten Pasuruan amat membantu masyarakat dalam kondisi kehidupan yang di bawah standart.

Kehidupan masyarakat sedikit tertolong dengan diterimanya beras bantuan kepada masyarakat tersebut. Masyarakat pun jadi tidak terlalu menjerit oleh himpitan ekonomi yang tidak menetu dewasa ini.


Namun, niat baik pemerintah ini dirusak oleh beberapa oknum yang ingin mengeruk keuntungan pribadi dari penderitaan rakyat miskin yang hidup di pinggiran kota dan pedesaan. Mereka memancing di air keruh dan menggunakan kesempatan baik untuk mengambil keuntungan sesaat dari beras bantuan pemerintah untuk masayarakat miskin.

Temuan wartawan di lapangan 27/04 saat berada di lokasi di wilayah kecamatan Rembang menemukan beras bantuan dalam keadaan yang
memprihatinkan. Selain berwarna kecoklatan (mangkak) beras bantuan dari BULOG tersebut banyak kapangnya, kondisinya hancur (beras
meniran) dan berbau sedikit apek. Saat dipertanyakan ke aparat desa, aparatur desa tadi menjawab bahwa beras seperti itu memang sudah seringkali mereka terima saat pembagian RASKIN.

Perangkat desa yang ingin jati dirinya tidak dipublikasikan itu pun menambahkan bahwa warganya seringkali menjual lagi beras tersebukarena takut mengkonsumsi.

 "Biasanya dijual lagi, mas." kata bapak paruh baya warga kecamatan Rembang kepada wartawan. Saat ditanya kenapa tidak dikembalikan

saja

 danminta ganti dengan beras yang lebih baik, bapak tadi menjawab bahwa urusannya nati akan berbelit-belit, tiga hari baru akan dikirim lagi beras baru, namun kondisinya pun tidak jauh beda dengan beras yang diterima saat ini,

"Biar sudah, mas," tambahnya. Dari pada ramai-ramai nati, lebih baik dijual saja ke peternak bebek atau ayam potong berasnya. Uang dari penjualan beras dibelikan beras baru yang lebih layak untuk dimakan.

Temuan beras rusak oleh wartawan diDesa - Desa itu menurut Ir.Diana Lukita Kepala Bidang Perekonomian Kabupaten Pasuruan mengaku tidak
tahu dan baru dengar dari wartawan. Menurutnya urusan beras adalah urusan BULOG depo yang mensuply distribusi beras di wilayah kabupaten Pasuruan.   
"Beras yang dibagikan kepada warga masyarakat harus layak dikonsumsi dan tidak boleh menyimpang dari aturan yang sudah ada,"tutup Diana (n/Dul)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama